Skip to main content

Takkala kurenungi pribadi-ku

Takkala kurenungi pribadi-ku, lalu "Aku" membuat pemecahan sendiri
"A-ku"- "badan-ku"- "Diri-ku"
Jika diambil dari huruf Al'quran adalah "A-na". Namun terdiri dari tiga huruf yaitu:
1.Alif (Al-haqqu minallah), yakni yang Haq dari Allah (Nugrah Allah)
2.Nun dan Alif (Nurulloh)
Dapat saja diselaraskan antara "A-na" dengan "A-ku"

"A" datang daripada Allah
"Ku" Badan dijadikan dari tanah,Diri mendatang kemudian, yang merupakan "Cholqun-Achor"

Mula pertama aku dijadikan sampai berupa dan bertampan dan berwujud oleh Yang Maha Kuasa, dijadikan dari tanah itulah Badan-ku. Itulah pengertian "Lembaga Adam.
Yang kemudian ditiupkan kedalamnya (dalam batang tubuh) akan "Ruh". Yang meniupkan Tuhan, maka ter-Diri-lah "A-ku".
Yang mendirikan Allah, dan ber-Diri-lah "A-ku" dengan sendirinya.

Dengan adanya "Aku" maka hiduplah badan-diriku, dan jadilah Aku "Manusia hidup" oleh karena ada yang menghidupkan-ku.
"A"-ku datang dari Allah, Badan-ku dijadikan dari tanah. Allah Tuhan-ku meniupkan Ruh-NYA kedalam batang tubuhku, maka ber-Diri-lah "A-ku"

"Ruh-Ku" kata Allah sewaktu meniupkan Ruh-NYA kedalam batang tubuhku, bagiku "Ruhulloh" kunamakan karna "Dia" yang mendatangkan.
Assalamualaikum....

Comments

Popular posts from this blog

"Makna huruf Hijaiyah" Dalam Diri

"Makna huruf Hijaiyah" Dalam Diri Huruf Hijaiyah kaitannya dengan Martabat Ketuhanan, . 1. Alif. ﺍ = Tidak ada Tuhan selain Allah. . 2. Baa ﺏ = Yang Awal dan yang Akhir, yang Buka dan yang Tutup. . 3. Taa ﺖ = Yang maha menerima taubat dari seluruh hambanya. . 4. Tsa ﺙ = Yang maha menetapkan bagi semua mahluk. . 5. Jim ﺝ = Yang maha agung, dan terpuji serta suci akan seluruh nama-namanya. . 6. Kha ﺡ = Yang haq, maha hidup, penyayang dan kekal. . 7. Kho ﺥ = Yang maha mengetahui akan seluruh perbuatan hamba-hambanya. . 8. Dal ﺪ = Yang maha memberi balasan kepada hambanya baik atau buruk. . 9. Dzal ﺫ = Yang maha memiliki seluruh keagungan dan kemuliaan. . 10. Ro. ﺭ = Yang maha lemah lembut terhadap hamba-hambanya. . 11. Dzai ﺯ = Yang merupakan hiasan hamba terhadap khaliknya. . 12. sin ﺲ = Yang maha mendengar dan maha melihat. . 13. Syuin ﺶ = Hanya kepada Allah seorang hamba bersyukur. . 14. Sot ﺹ = Yang maha benar akan...

MENGENAL TUJUH MAQOM LATIFAH

MENGENAL TUJUH MAQOM LATIFAH Al-Imam Muhammad Al-Ghazali Dalam Kitab Ihya Ulumudin Juz 3 Telah Membahagikan Nafsu Dalam 7 Tingkatan Yang Dikenal Dengan Istilah "Marotibun-Nafsi" Tempat-tempat dimana nafsu Ini bersemayam dalam dunia sufi niasa dinamakan sebagai "Lathifah", yaitu sebuah titik halus dalam diri kita yang keberadaannya tersebar pada tubuh kita... (1) Nafsu Ammarah : Tempatnya Adalah "Ash-Shodru" Artinya DADA. Adapun Pasukan-Pasukannya Sebagai Berikut : 1. Al-Bukhlu Artinya Kikir Atau Bakhil 2. Al-Hirsh Artinya Tamak Atau Rakus 3. Al-Hasad Artinya Hasad 4. Al-Jahl Artinya Bodoh 5. Al-Kibr Artinya Sombong 6. Asy-Syahwat Artinya Keinginan Duniawi (2) Nafsu Lawwamah : Tempatnya Adalah "Al-Qolbu" Artinya HATI Tepatnya dua jari di bawah dada kiri. Adapun Pasukan-Pasukannya Sebagai Berikut : 1. Al-Laum Artinya Mencela 2. Al-Hawa Artinya Bersenang-Senang 3. Al-Makr Artinya Menipu 4. Al-'Ujb...

DIANTARA NAFI DAN ISBAT

DIANTARA NAFI DAN ISBAT Wahai Diri, ketahuilah bahwa Zikir LAA ILLAAHA ILLALLAH adalah Zikir Isbat, sedangkan yang dikatakan Nafi itu adalah dengan Engkau Menafikan diri Zahirmu ini tidak mempunyai hak atas sesuatu kecuali nyatanya hak Allah semata-mata LA HAYYUN, LA ILMU, LA SAMIUN, LA BASHIRUN, LA KADIRUN, LA MURIDUN, LA MUTTAKALLIMUN itu untukmu, BILHAKKI ILLALLAH karena semuanya Hak Allah semata-mata bukan hakmu Berawal LA itu adalah Nafi bagi Diri Zahirmu dengan satu pegangan Tubuh Zahir ini bukan Tubuh Engkau kecuali di Isbatkan dengan ILLA Yaitu menyatakan dengan suatu pegangan penyaksian yang mutlak bahwa yang Wujud pada Diri Zahirmu ini adalah yang Mengisbatkan kepada ILLALLAH Jadi bila dikatakan ILLALLAH berarti Engkau menyatakan dengan satu penyaksian yang mutlak bahwa diri batinmu itu adalah hanya Allah semata-mata Adapun Zikir ALLAH adalah Zikir Asma' dan sesungguhnya yang dikatakan zikir Asma' itu adalah karena nama ALLAH yang ber-Sifat dan ber-Dzat itu...